Seorang perempuan hadir didalam hidupku
Lambat laun waktu berjalan
Bak jam dinding yang tiada henti menemani dunia
Walaupun hanya dengan sepercik suara detak
Namun mampu membuat manusia s'lalu memperhatikannya
Ketika cinta datang
Semua menjadi seperti lantunan lagu cinta
Panas dijadikan sebagai bingkai
Hujan dijadikan sebagai hiasan
Namun
Ketika cinta pergi
Semua mejadi seperti lantunan lagu sendu
Panas dijadikan sebagai amarah
Hujan dijadikan sebagai pelampiasan
Akhirnya terhenti
Detak yang s'lalu membuat manusia membutuhkannya
Langkahku terseok-seok mencari detak itu
Sampai lumpuh semangat ini tertimpa putus asa
Seorang perempuan pergi dari kehidupanku
This entry was posted
on 02 Juni 2009
at 7:27 PM
. You can follow any responses to this entry through the
comments feed
.
